Titik

00.44.00 Unknown 0 Comments

Oleh; Dyah Ayu D S S

 

Untuk penikmat Selasa malam yang remang,

Selamat malam

Kau adalah titik,aku adalah koma.

Kau meminta berhenti, aku meminta bersabar 

Tapi Sayang, Tuhan punya kehendak lain untuk mengakhirisesuatu dengan titik.

Aku harap tak ada konjungsi yang menggantikan koma, untukbertemu titik,sekompleks apapun kalimatnya.

Di suatu saat Kasih, mungkin koma menjadi tanda yang menyebalkan karena menggantung dan tak tahu kepastian

Tapi koma akan melanjutkan ceritanya tanpa henti, saat komadan titik itu aku dan kau

 

Entah bagaimana aku beribadah dengan Tuhan, yang menurutmu solehah atau tidak, aku selalu menyelipkankesuksesan dan kebahagianmu

Aku berharap ada bagian dari diriku yang tertinggal danberkembang dalam tubuhmu

Bagian tubuhmu?Jangan kuatir,kusimpan baik-baik danberkembang seiring rasa sakit.

Aku masih koma nyatanya kau memang titik

Aku masih berbisik pelan, kau meninggalkan perlahan

Kalau kau sudah menemukan konjungsi yang mengalahkankoma,

Aku turut berbahagia,aku akan kuat-kuat mengucapkan “jangansia-siakan dia”.

 

Wonosobo, 20 Oktober 2014


0 komentar: